Harga Kawasaki Binter Motor Klasik Tahun 80 an

Harga Kawasaki Binter Motor Klasik Tahun 80 an

Kawasaki memasarkan produk tangguh di era tahun 80-an dengan nama model "Binter". Konon katanya nama tersebut merupakan singkatan dari Bintang Terang, sebuah perusahaan di Indonesia pada waktu itu yang memegang hak penjualan motor Kawasaki Jepang ke seluruh Nusantara. Merk Kawasaki - Binter klasik hanya diproduksi singkat berusia sekitar 4-5 tahun yakni tahun 1980 hingga th.1985.
Penjualan motor Kawasaki di tahun berikutnya tidak menggunakan lagi model Binter. Pertama kali Kawasaki Binter didesain dengan mesin berkapasitas cukup besar yaitu 200cc. Sehingga ada yang beranggapan bahwa merk Kawasaki Binter ini merupakan pelopor motor sport dengan mesin besar. Harga jual pada waktu itu memang cukup fantastis.
Sekarang motor Kawasaki Binter tinggal kenangan. Namun bagi sebagian orang yang menyukai kendaraan klasik banyak yang masih memburu untuk sekedar koleksi di garasi pribadi.
Adapun harga jual Kawasaki Binter bekas saat ini di pasaran motor second dijual standar berdasarkan tahun pembuatan dan perakitan kendaraan tersebut yang tercantum pada BPKB maupun STNK. Inilah kisaran daftar harga jual / list harga beli Kawasaki Binter Merzy Type KX200 yang pernah meraja di Indonesia :
  • Harga Kawasaki Binter Merzy Tahun 80 Rp. 25 Juta (Modifikasi Klasik)
  • Harga Kawasaki Binter Merzy KZ200 Tahun 1981 Rp.17.000.000,-
  • Harga Kawasaki Binter Merzy KZ200 Tahun 1982 Rp.19.000.000,-
  • Harga Kawasaki Binter Merzy KZ200 Tahun 1983 Rp.21.000.000,-
  • Harga Kawasaki Binter Merzy berbagai model dan type yang telah dilakukan Modifikasi Cooper dijual antara Rp.28-Rp.30 jutaan.
Sementara itu untuk informasi penjelasan lain selain harga Binter pra modifikasi tentang riwayat atau sejarah motor Binter yang pernah dijual di Indonesia seperti Kawasaki Binter GTO, KZ1300, AR125, KH100ES dan lainnya adalah sebagai berikut :

Binter Merzy 200cc (Kawasaki KZ 200). 
Motor tersebut disuka para biker dan bahkan ada yang mengubahnya menjadi motor chopper seperti Harley Davidson. Selama diproduksi Kawasaki Binter jenis ini hanya melakukan satu kali inovasi perubahan pada bentuk Tank Bensin saja.

Binter Merzy KZ 200 Tahun 1980, dibuat dalam 2 tipe, yaitu:
Pertama, Binter Merzy KZ 200 Pengapian Platina. Binter Merzy dengan pengapian platina diproduksi sampai tahun 1982. Kedua, Binter Merzy pengapian CDI. Binter Merzy dengan pengapian CDI, mulai tahun 1983 hingga tahun 1985, sistem kelistrikan sudah DC 12 volt, sehingga lampu depan lebih stabil dengan tombol lampu dim yang efektif. Sehingga Binter Merzy hadir dengan kondisi motor yang sangat nyaman, stabil digunakan untuk touring jauh.
Keunggulan lain dari sejarah motor otomotif dikatakan bahwa Binter Merzy merupakan motor sport pertama di Indonesia yang menggunakan sistem electric starter.

Binter KE 125 (Kawasaki KE 125)
Berjenis motor trail bermesin 125 cc, 2 tak, yang terbilang gagah pada tahun 1981-an. Kalau tidak salah Binter KE 125 diluncurkan oleh Kawasaki sekitar tahun 1981 di Indonesia. Binter KE 125 memiliki suspensi depan yang panjang, begitu juga pada swing arm juga lebih panjang, sehingga terlihat kokoh. Sedangkan pada tangki dengan bentuk volcano yang lebih modern, dibanding motor trail produk lain yang masih memakai gaya lama pada masa itu. sejenisnya Tampilan Binter KE 125 didesain langsung oleh pihak Kawasaki (KHI) Jepang.
Kehadiran Binter KE 125 sezaman dengan Honda XL 125, Suzuki TS 100 dan Yamaha DT 100, sehingga meramaikan persaingan dalam berbagai even Motocross pada era 1981-an. Moyangnya KLX 150 ni gan

Binter GTO 110 (Kawasaki GTO 110)
GTO ini bukan Great Teacher Onizuka loh... beda ya
ni salah satu jenis motor Binter yang pernah dijual di indonesia, Sepeda Motor Binter GTO 110, yang diproduksi pada tahun 1980, menjadi produk Kawasaki pertama yang bermesin 2 Tak berkapasitas mesin 110cc.

Binter KH 100 (Kawasaki KH100)
Sekitar tahun 1980-an, Binter juga mengeluarkan produk 2 Tak yang memiliki cc lebih kecil dari Binter GTO, yaitu Binter KH 100.
Produk Binter KH 100 ini memiliki 2 varian, yaitu:
- Binter KH 100 ES
- Binter KH 100 EL
Kedua motor ini hampir tidak ada perbedaan, mungkin perbedaan terdapat pada corak warna saja. Kehadiran Binter KH 100 yang bermesin 2 Tak dengan kapasitas mesin 100 cc ini lumayan meramaikan peredaran motor di Indonesia, beriringan dengan Honda GL 100, Suzuki GP 100 dan Yamaha RX 100. Produksi Binter KH 100 hanya berjalan beberapa tahun saja, hingga Kawasaki menghentikan produksinya.

Binter AR 125 (Kawasaki AR 125)
Binter memperkenalkan produk sepeda motor "super" nya, yaitu Kawasaki AR 125, dan oleh Distributor Bintang Terang di Indonesia, pada tahun 1984, Kawasaki AR 125 masuk ke Indonesia dengan nama Binter AR 125 secara CBU dari Jepang. Sepeda motor Binter AR 125 ini adalah produk yang paling diandalkan oleh Kawasaki sekitar tahun 1985-an. Binter AR 125 ini berjenis sport touring bermesin 2-tak 125cc, 1 silinder, 125 cc dan monoshock. Sepeda motor ini memiliki 2 versi yaitu Spoke Wheel (SW) dan Cast Wheel (CW).
Masuk ke Indonesia hanya dengan varian Spoke Wheel, tapi tenaga sedikit di bawah varian Cast Wheel (CW) yang dipasarkan di Thailand dan Malaysia. Keduanya berbeda dari segi tampilan dari velg, memakai velg Enkei Cast Wheel asli Jepang.
Pada awal kemunculan Binter AR 125 sebagai motor sport, awalnya sangat menarik perhatian para pengguna sepeda motor di Indonesia, terutama dengan harga "mahal"nya dan istilah "motor sport" untuk Binter AR 125.
Dengan kondisi motor yang terbilang canggih untuk masa 1984-an, bisa dikatakan Binter AR 125 ini sebagai yang terkencang pada masanya. Binter AR 125 pada kondisi standar pabrik mencapai top speed 130 km/jam hanya dalam tempo singkat. Dengan sedikit upgrade, konon Binter AR 125 pernah mencapai top speed 180 km/jam di Sentul.
Binter AR 125 ini merupakan motorsport monoshock pertama, transmisi 6-speed pertama dan berpendingin radiator pertama yang hadir di Indonesia. Ini merupakan nenek moyang Kawasaki Ninja 150
Berikut Speknya:
Mesin : 2-stroke, 124 cc, radiator
Kompresi ratio : 6.5:1
Power : 22hp @9500rpm
Torsi maksimum: 1,7 kg-m @8.000 rpm
Top speed: 130 km/jam (standar pabrik)
Tangki: 11,5 ltr
Suspensi: - depan: teleskopik, - belakang: monoshock unitrak
Roda: - depan: 2.75-18", - belakang: 3.00-18"
Velg : enkei cast wheel
Cover body : full fairing
Transmisi : 6 speed
Stang: clip on
Lampu depan: halogen
Rem depan: cakram single piston
Rem belakang: tromol
Berat: 107 kg
Knalpot: racing

Binter Joy 85cc
Binter Joy 85cc ini merupakan bebek pertama yang menggunakan suspensi depan model teleskopik layaknya bebek modern, dulu bebek seperti Honda Super Cub 800, C70, Astrea Star, Suzuki Family, Yamaha V75 masih menggunakan suspensi depan yang jadul. Binter Joy ini cikal bakal dari Kawasaki Kaze dan Blitz, sedangkan nama Joy masih digunakan oleh Kawasaki di Indonesia kemudian hari untuk varian bebeknya dengan nama Blitz Joy 125.

Demikian uraian tentang harga motor Kawasaki Binter dan juga sejarah singkat tentang Kawasaki Klasik tahun 80 an. Semoga bermanfaat.
Harga Kawasaki Binter Motor Klasik Tahun 80 an...

Artikel Terkait
share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Sri Mayanti, Published at 06:16